Lompat ke konten

Satu hari di Tembok Besar habis berapa?

Isi halaman: tabel harga semua bagian, tiga komponen yang membentuk pengeluaran hari itu, isi sebenarnya dari tiket terusan, beda harga musim, dan tiket anak.

Angka yang dibandingkan semua orang adalah harga tiket masuk, dan justru angka itu yang paling sedikit menentukan. Yang membentuk pengeluaran hari itu adalah cara kamu naik ke atas tembok — di bagian yang punya kereta gantung, ongkos naik beberapa kali lipat harga masuk.

Jadi pertanyaan yang benar bukan “bagian mana tiket masuknya paling murah”, melainkan satu hari itu keluar berapa, dan itu ditentukan tiga hal: bagian yang kamu pilih, cara naik dan turun, serta bulan keberangkatan.

Biaya kunjungan, bagian demi bagian
Bagian Tiket masuk Bus antar-jemput (wajib) Kereta gantung, pulang-pergi Total yang biasa dibayar
Mutianyu CN¥40≈ Rp 110.000 CN¥15≈ Rp 40.000 CN¥140≈ Rp 370.000 CN¥195≈ Rp 520.000
Badaling CN¥40≈ Rp 110.000 CN¥140≈ Rp 370.000 CN¥180≈ Rp 480.000
Jinshanling CN¥65≈ Rp 170.000 CN¥10≈ Rp 26.000 CN¥75≈ Rp 200.000
Simatai CN¥40≈ Rp 110.000 CN¥20≈ Rp 53.000 CN¥200≈ Rp 530.000 CN¥260≈ Rp 690.000
Jiankou CN¥20≈ Rp 53.000 CN¥20≈ Rp 53.000
Huanghuacheng CN¥60≈ Rp 160.000 CN¥20≈ Rp 53.000 CN¥80≈ Rp 210.000
Juyongguan CN¥40≈ Rp 110.000 CN¥40≈ Rp 110.000

Harga resmi pengelola dalam CNY. "Total yang biasa dibayar" adalah tiket masuk ditambah angkutan wajib di dalam kawasan ditambah kereta gantung pulang-pergi, di tempat yang memilikinya — jumlah yang benar-benar dikeluarkan sebagian besar pengunjung. Terakhir diperiksa 20 Juli 2026. Nilai konversi dibulatkan dan memakai kurs per 24 Juli 2026.

Tiga komponen yang membentuk pengeluaran hari itu

Pengelola menagih tiga hal yang terasa seperti satu paket.

Tiket masuk adalah akses ke kawasan.

Angkutan di dalam kawasan membawa dari gerbang ke kaki tembok atau ke stasiun kereta gantung. Di Mutianyu hampir semua orang membayarnya, karena pintu masuk ada di lembah dan temboknya di punggung bukit.

Cara naik ke atas adalah komponen yang membuat hari itu mahal. Kereta gantung, kursi gantung, dan seluncuran arah turun adalah tiket-tiket terpisah, dibeli di luar tiket masuk.

Harga tiket — Mutianyu
Tiket Sepanjang tahun
Tiket masuk CN¥40≈ Rp 110.000
Tiket anak / pelajar CN¥20≈ Rp 53.000
Bus antar-jemput (wajib) CN¥15≈ Rp 40.000
Kereta gantung, pulang-pergi CN¥140≈ Rp 370.000
Kereta gantung, sekali jalan CN¥100≈ Rp 260.000
Kursi gantung, pulang-pergi
Seluncuran untuk turun CN¥100≈ Rp 260.000

Harga resmi pengelola dalam CNY. Agen daring menambahkan biaya layanan. Terakhir diperiksa 20 Juli 2026.

“Tiket terusan” bukan satu produk

Kata tiket terusan muncul di hampir semua daftar harga berbahasa Indonesia, dan hampir tidak pernah dijelaskan isinya. Sumber kebingungannya sederhana: di kawasannya, isi paket itu dijual sebagai tiket-tiket terpisah. Paket adalah cara platform menjual, bukan cara pengelola menagih.

Yang perlu kamu periksa sebelum membayar paket bukan harganya, melainkan isinya:

  • apakah tiket masuk termasuk, atau paket itu hanya untuk naiknya saja;
  • apakah arah turun termasuk, atau hanya arah naik;
  • apakah angkutan di dalam kawasan termasuk.

Poin kedua yang paling sering merugikan. Naik dan turun adalah dua keputusan yang ditagih terpisah, dan paket yang hanya memuat satu arah menyisakan satu pembayaran lagi yang tidak kamu masukkan ke anggaran.

Dua jalur naik di Mutianyu sering tertukar di artikel

Kalau kamu sudah membaca beberapa artikel tentang harga kereta gantung dan angkanya tidak cocok satu sama lain, penyebabnya bukan artikel mana yang lebih baru.

Di Mutianyu ada dua jalur naik yang berbeda, milik dua perusahaan berbeda: satu kabin tertutup, satu lagi kursi gantung terbuka yang dipasangkan dengan seluncuran untuk turun. Harganya berbeda dan tiketnya dijual terpisah. Artikel-artikel sering mencampur harga jalur yang satu dengan jalur yang lain, dan lahirlah pasangan angka yang tidak sesuai dengan tiket mana pun yang benar-benar bisa dibeli.

Tabel harga per bagian memisahkan keduanya baris per baris: satu baris, satu tiket yang memang bisa dibeli.

Naik dan turun adalah dua keputusan

Di Mutianyu ada tiga cara naik-turun, dan harganya tidak sama. Kabin tertutup paling mahal dan paling nyaman. Kursi gantung lebih murah dan terbuka. Seluncuran hanya untuk arah turun.

Di situlah letak salah hitung yang paling umum: seluncuran bukan pengganti kereta gantung, melainkan arah turun. Ia selalu berpasangan dengan sesuatu untuk naik. Orang yang merencanakan “main seluncuran” dan menganggarkan satu komponen tetap akan membayar dua.

Karena itu keputusannya dua lapis, bukan satu: naik pakai apa dan turun pakai apa. Kabin tertutup adalah jalur paling nyaman untuk yang membawa orang tua, yang datang di musim dingin, atau yang tidak nyaman di kursi terbuka. Kursi gantung lebih murah tapi terbuka sepenuhnya, dan di hari berangin atau hujan itu terasa.

Cara paling murah adalah berjalan kaki naik dan turun, tanpa membayar ongkos naik sama sekali. Gantinya tenaga dan waktu. Tapi kalau kamu bepergian dengan orang tua atau anak kecil, berjalan kaki bukan pilihan yang nyata, dan anggaran hari itu harus memperhitungkan kedua arah sejak awal — bukan diputuskan di kaki stasiun.

Pilihan naik di dua bagian utama tidak sama. Rinciannya di Mutianyu dan Badaling.

Dua bagian utama menghitung harga dengan dua cara

Perbedaan yang hampir tidak pernah disebut artikel berbahasa Indonesia: satu bagian menagih tiket masuk berbeda antara musim ramai dan musim sepi, bagian satunya menagih sama sepanjang tahun.

Badaling menurunkan tiket masuk di musim sepi, Mutianyu tidak. Akibat praktisnya: kalau kamu berangkat di musim dingin, jarak harga masuk antara dua bagian ini lebih lebar daripada saat kamu merencanakannya di musim panas.

Selisih itu tetap kecil dibanding ongkos naik ke atas, yang umumnya tidak berubah menurut musim. Jadi kalau kamu datang di musim dingin karena ingin melihat salju, jangan memilih bagian berdasarkan potongan harga masuk. Ada alasan yang jauh lebih berat — perbandingan butir per butir.

Tiket anak, pelajar, dan lansia

Dua bagian utama sama-sama punya tiket dengan harga lebih rendah untuk anak dan pelajar, dan itu jenis tiket yang berbeda, bukan potongan yang diberikan di gerbang. Harus dipilih saat memesan.

Karena tiap bagian punya pengelola sendiri dan menetapkan kriterianya sendiri, hal ini dipastikan ke kanal penjualan resmi sebelum membeli. Yang pasti: tiket berharga lebih rendah itu ada, dan bedanya dengan tiket dewasa cukup berarti.

Jalur pembelian tidak mengubah harga secara berarti

Ada dua jalur membeli, dan selisih di antaranya kecil dibanding anggaran satu hari. Karena itu selisih ini bukan alasan orang memilih jalur.

Alasan yang sebenarnya adalah cara membayar: kanal resmi menuntut pembayaran di dalam sistem Tiongkok, sementara sebagian besar agen menerima kartu yang sudah kamu punya. Kedua jalur, langkah demi langkah, ada di cara beli tiket Tembok Besar online.

Anggaran satu hari tidak berhenti di tiket

Sisa pengeluaran hari itu tidak masuk tabel mana pun, karena tergantung cara kamu ke sana. Angkutan umum dan mobil sewaan berbeda beberapa kali lipat, dan pilihan transport beserta harganya ada di cara ke Tembok Besar dari Beijing.

Kalau kamu lebih suka satu pembayaran untuk semuanya, tur sehari sudah memuat transportasi, tiket masuk, dan umumnya ongkos naik juga — tur Tembok Besar dari Beijing.

Lanjut ke mana

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah tiket masuk Tembok Besar mahal?
Tiket masuknya sendiri bukan komponen yang membuat hari itu mahal. Yang mendorong anggaran naik adalah cara naik ke atas tembok: di bagian yang punya kereta gantung, ongkos naik beberapa kali lipat harga masuk.
Apa isi tiket terusan yang dijual di berbagai platform?
Isinya gabungan beberapa tiket yang di kawasannya dijual terpisah — umumnya tiket masuk ditambah satu atau dua cara naik dan turun. Yang perlu dicek sebelum membayar adalah apakah paket itu memuat arah turun juga, karena di situlah orang paling sering salah hitung.
Apakah harganya berbeda antara musim ramai dan musim sepi?
Tergantung bagiannya. Ada bagian yang menurunkan tiket masuk di musim sepi, ada yang menagih sama sepanjang tahun. Ongkos naik ke atas umumnya tidak ikut turun.
Bisa naik jalan kaki saja tanpa kereta gantung?
Di dua bagian utama bisa, dan itu cara paling efektif menekan pengeluaran hari itu. Gantinya tenaga dan waktu: tangganya lebih curam dan lebih panjang daripada yang terlihat di foto.
Anak-anak bayar tiket?
Ada tiket dengan harga lebih rendah untuk anak dan pelajar, dan itu jenis tiket yang berbeda — harus dipilih saat memesan. Batas usia atau tinggi badan yang berhak, termasuk kemungkinan gratis, dipastikan ke kanal penjualan resmi sebelum membeli, karena tiap bagian punya pengelola sendiri.
Beli lewat agen berapa lebih mahal dari kanal resmi?
Agen menambahkan biaya layanan di atas tiket masuk, yang sendirinya bukan komponen mahal. Selisihnya karena itu kecil dibanding anggaran satu hari, dan kebanyakan orang memilih jalur berdasarkan cara membayar, bukan selisih ini.