Lompat ke konten

Naik apa ke Tembok Besar: lima pilihan dan untuk siapa

Isi halaman: bus, kereta, taksi, mobil dengan sopir, dan tur — kelebihan masing-masing, apa yang perlu disiapkan, dan mana yang cocok untuk kondisimu.

Ada lima cara ke Tembok Besar dari Beijing, dan yang membedakannya bukan hanya harga: berapa banyak yang harus kamu urus sendiri dan seberapa pasti kamu bisa pulang sama pentingnya.

Jawaban singkatnya: angkutan umum untuk yang punya waktu dan mau sedikit repot; mobil dengan sopir untuk rombongan atau yang membawa orang tua; tur untuk yang waktunya sempit. Kereta hanya tersedia untuk sebagian bagian, dan itu sering menjadi alasan orang memilih bagian tertentu.

Kalau yang kamu cari adalah jarak dan waktu tempuh dalam angka, itu ada di halaman tersendiri: seberapa jauh Tembok Besar dari Beijing.

Bus umum

Yang paling murah, dan selisihnya dengan mobil bukan puluhan persen melainkan beberapa kali lipat. Rutenya berangkat dari titik transit di dalam kota dan berakhir di dekat kawasan; untuk sebagian bagian, ada satu kali pergantian kendaraan di tengah jalan.

Yang perlu disiapkan sebelum berdiri di halte:

  • Cara membayar. Bus kota tidak menerima kartu asing, dan pembayarannya berada dalam sistem yang perlu disiapkan sebelum berangkat — pembayaran dan aplikasi di Tiongkok.
  • Nama halte dalam tulisan aslinya, disimpan di ponsel. Papan di terminal tidak semuanya berbahasa Inggris, dan mencocokkan tulisan jauh lebih cepat daripada bertanya.
  • Rencana pulang. Ini bagian yang paling sering diabaikan, dan yang paling mahal kalau salah.
Cara ke sana
PilihanDurasiBiaya
Bus umum916 express + H23Dongzhimen Transit Hub · tiap 10–15 menitGanti ke bus antar-jemput H23 di Huairou; kedua layanan memakai terminal berbeda.2h 30mCN¥16≈ Rp 42.000
Bus umum通游专线31 (holiday tourist line)Wangjing West · hanya pada hari libur resmiPertama 09:45 · Terakhir kembali 15:30baru berangkat setelah 15 penumpang memesanSatu keberangkatan pagi; arah kembali berangkat pada pertengahan sore.CN¥80≈ Rp 210.000
Bus umum867Dongzhimen Transit Hub · beberapa keberangkatan per hari · musimanHanya beroperasi pada musim wisata; periksa sehari sebelumnya.2h 20mCN¥20≈ Rp 53.000
Taksi / mobil sewaanCentral Beijing · tanpa jadwal tetapPulang-pergi termasuk waktu tunggu; sepakati harganya lebih dulu.1h 30mCN¥600≈ Rp 1.590.000
Tur terorganisasiBeijing hotels · berangkat setiap hari8hCN¥350≈ Rp 930.000

Harga dan jadwal berubah — angka di bawah terakhir diperiksa 20 Juli 2026.

Cara ke sana
PilihanDurasiBiaya
Kereta京张高铁 (Qinghe)Qinghe · sekitar tiap jamPertama 06:16 · Terakhir kembali 20:43Pesan tempat duduk — S2 penuh pada akhir pekan.20mCN¥25≈ Rp 66.000
Kereta京张高铁 (Beijing North)Beijing North · sekitar tiap jamPertama 07:29 · Terakhir kembali 21:13Pesan tempat duduk — S2 penuh pada akhir pekan.35mCN¥31≈ Rp 82.000
KeretaS2Nankou · beberapa keberangkatan per hariPesan tempat duduk — S2 penuh pada akhir pekan.1h 20mCN¥7≈ Rp 19.000
Bus umum877Beitucheng (metro lines 8 and 10) · tiap 10–15 menitPertama 06:00 · Terakhir kembali 17:00Berangkat dari stasiun metro Beitucheng, bukan Deshengmen. Bus keberangkatan berhenti pukul 12:30, dan arah kembali beroperasi 10:30–17:00 dari 1 April sampai 15 November, 11:00–16:30 pada sisa tahun.1h 30mCN¥12≈ Rp 32.000
Taksi / mobil sewaanCentral Beijing · tanpa jadwal tetapPulang-pergi termasuk waktu tunggu; sepakati harganya lebih dulu.1h 15mCN¥550≈ Rp 1.450.000

Harga dan jadwal berubah — angka di bawah terakhir diperiksa 20 Juli 2026.

Kereta

Hanya sebagian bagian yang terhubung jalur kereta, dan untuk bagian itu kereta adalah cara paling sederhana bepergian tanpa mobil: tidak ada kemacetan, dan jadwalnya bisa direncanakan.

Dua hal yang perlu diketahui. Pertama, stasiun tujuan bukan gerbang kawasan — masih ada jarak yang harus ditempuh setelah turun. Kedua, tiket kereta di Tiongkok terikat pada identitas, jadi paspor dipakai saat memesan dan saat naik, sama seperti tiket masuk tembok.

Taksi dan aplikasi transportasi

Nyaman, langsung dari pintu hotel, dan jauh lebih mahal daripada angkutan umum. Untuk rombongan tiga sampai empat orang, selisihnya menyempit dan sering jadi masuk akal.

Yang menentukan bukan perjalanan berangkat, melainkan perjalanan pulang. Kawasan tembok jauh dari kota, dan kendaraan yang mengantar belum tentu ada penggantinya saat kamu ingin pulang. Kesepakatan menunggu dibuat sebelum berangkat, bukan sesudah sampai — dan kalau tidak dibuat, sediakan rencana cadangan berupa angkutan umum.

Mobil dengan sopir untuk seharian

Pilihan yang paling sering dipilih rombongan keluarga: satu mobil, satu sopir, seharian penuh, menunggu di kawasan. Lebih mahal daripada taksi sekali jalan, dan yang kamu beli sebenarnya adalah kepastian pulang serta kebebasan mengatur jam.

Cocok kalau kamu membawa orang tua atau anak kecil, atau kalau kamu ingin menggabungkan dua tempat dalam satu hari tanpa terikat jadwal siapa pun.

Tur sehari

Menjemput di hotel, mengurus tiket masuk, dan mengembalikanmu sore hari. Yang kamu lepas adalah kendali atas ritme: jam berangkat, lama berhenti, dan kadang mampir ke tempat yang tidak kamu pilih.

Kapan tur benar-benar lebih baik daripada pergi sendiri, dan apa yang perlu diperiksa sebelum memesan, ada di tur Tembok Besar dari Beijing.

Yang menentukan pilihanmu

Bepergian sendiri atau berdua, waktu longgar → angkutan umum. Hari itu jadi lebih panjang dan lebih murah, dan pengalamannya bagian dari perjalanan.

Rombongan tiga orang atau lebih → mobil dengan sopir. Perhitungannya berubah begitu biayanya dibagi.

Membawa orang tua atau anak kecil → mobil dengan sopir atau tur. Pergantian kendaraan dengan angkutan umum lebih melelahkan daripada kelihatannya di peta.

Waktu di Beijing tinggal satu hari → tur, atau bagian dengan waktu tempuh terpendek. Perbandingannya ada di seberapa jauh dari Beijing.

Sebelum berangkat, tiketnya sudah harus ada

Apa pun cara kamu ke sana, tiket masuk dipesan sebelum berangkat dan terikat pada paspor. Sampai di gerbang tanpa reservasi adalah cara paling menyakitkan menghabiskan hari — prosedur lengkapnya di cara beli tiket online.

Lanjut ke mana

Pertanyaan yang sering diajukan

Cara paling murah ke Tembok Besar dari Beijing apa?
Angkutan umum, dan selisihnya dengan mobil sewaan bukan sedikit melainkan beberapa kali lipat. Bayarannya waktu dan sedikit ketidakpastian: rutenya melibatkan pergantian kendaraan dan papan petunjuknya tidak semuanya berbahasa Inggris.
Bisakah ke Tembok Besar naik kereta?
Bisa, tapi hanya untuk sebagian bagian saja — tidak semua bagian punya jalur kereta. Untuk bagian yang tidak punya, pilihannya bus, mobil, atau tur.
Aman tidak naik angkutan umum bagi turis yang tidak bisa bahasa Mandarin?
Aman, dan banyak orang melakukannya. Yang perlu disiapkan bukan bahasanya melainkan hal teknis: cara membayar, peta yang bisa dibuka tanpa internet, dan nama halte dalam tulisan aslinya supaya bisa dicocokkan dengan papan.
Apakah taksi mau menunggu di kawasan tembok?
Menunggu adalah kesepakatan terpisah dan harus dibicarakan sebelum berangkat, bukan setelah sampai. Kawasan tembok jauh dari kota, dan mencari kendaraan pulang di sore hari adalah bagian tersulit dari hari itu.
Lebih baik ikut tur atau pergi sendiri?
Sendiri kalau kamu punya waktu lebih dan ingin mengatur ritme sendiri; tur kalau waktumu sempit, rombonganmu besar, atau kamu tidak ingin mengurus tiket dan transportasi terpisah. Selisih biayanya nyata, tapi begitu juga selisih tenaganya.